Thursday, June 28, 2018

Language Assistant Program: Mengajar Bahasa Indonesia di Australia, Deadline 23 Juli 2018.



Posted: 28 Jun 2018 05:08 PM PDT

Balai Bahasa Indonesia Perth bekerja sama dengan Konsulat Jendral Indonesia di Perth serta Departemen Pendidikan Australia Barat, mencari empat guru muda dari Indonesia untuk membantu proses belajar mengajar Bahasa Indonesia di sana. Kegiatan ini disebut Language Assistant Program.
Selama satu tahun ajaran (dari Januari – Desember 2019) mereka akan membantu mengajar dalam kelas pelajaran Bahasa Indonesia. Selain itu mereka juga akan mempromosikan pembelajaran Bahasa Indonesia serta bertindak sebagai duta persahabatan guna meningkatkan hubungan masyarakat Indonesia dan Australia.
Persyaratan Umum:
  • Usia maksimal 31 tahun pada tanggl 31 Desember 2019
  • Memiliki gelar sarjana S1 dalam bidang pengajaran Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris
  • Menguasai Bahasa Inggris (dengan sertifikat TOEFL atau IELTS)
Ketentuan Lain:
  • Selama mengikuti program (Januari sampai Desember 2018) partisipan akan berstatus sebagai pegawai di Departemen Pendidikan sebagai Education Assistant, dan akan memperolah gaji/honor sebesar AUD 1.400 (sekitar Rp 14.7 juta dengan kurs saat artikel ini diunggah) per 2 minggu.
  • Bersedia ditempatkan di mana saja dalam wilayah Australia Barat.
  • Mengurus dan menanggung sendiri biaya dokumen perjalanan (paspor & visa), biaya perjalanan ke dan dari Perth, asuransi kesehatan dan biaya lain yang diperlukan.
Prosedur dan Batas Akhir Pendaftaran:
Sebelum mandaftar, para pelamar wajib membaca Panduan Program terlebih dahulu, lalu mengisi Formulir Pendaftaran. Formulir pendaftaran yang telah diisi lengkap beserta seluruh syarat lalin yang diminta segera dikirimkan via email ke: lap@balaibahasaperth.org paling lambat tanggal 23 Juli 2018.
Informasi lengkap mengenai program ini bisa dibaca di situs resmi Balai Bahasa Indonesia Perth.


Thursday, June 21, 2018

Beasiswa Penuh S2: Dual Degree Master Asian Peacebuilder Scholarship


Posted: 21 Jun 2018 08:08 AM PDT

Satu lagi program beasiswa yang patut dipertimbangkan bagi mereka yang ingin melanjutkan studi S2 di luar negeri namun terkendala keterbatasan dana. The Nippon Foundationthe UN Mandated University for Peace (UPEACE), serta Ateneo de Manila University (AdMU) bekerja sama menyelenggarakan program beasiswa yang bertajuk Asian Peacebuilders Scholarship (APS). Sesuai namanya, maka program ini dikhususkan bagi penduduk Asia yang berminat dalam bidang perdamaian dan politik global.

APS merupakan dual-degree Master, di mana ketika menyelesaikan program ini dengan baik, maka peserta akan mendapat dua gelar sekaligus; MA dlm bidang perdamaian dari UPEACE serta MA dalam bidang politik global dari AdMU. Pendidikan pun dilakukan secara bergantian di UPEACE Costa Rica dan AdMU Filipina. Durasi program ini berkisar antara 18,5 sampai 21,5 bulan (tergantung tingkat penguasaan Bahasa Inggris peserta).
Cakupan Beasiswa:
  • Uang kuliah (tuition fee)
  • Tiket pesawat terbang
  • Biaya visa dan transit
  • Biaya hidup bulanan
  • Pelatihan Bahasa Inggris bagi peserta yang membutuhkan
Persyaratan Umum:
  • Lulusan S1
  • Pengalaman kerja minimal 2 tahun di bidang yang relevan. Mereka yang berpengalaman kurang dari 2 tahun akan dipertimbangkan kasus per kasus. Kerja sosial dan relawan di bidang yang relevan dapat dianggap sebagai pengalaman kerja.
  • Memiliki minat kuat terhadap isu-isu terkait permaian dan konflik
  • Berkomitmen untuk belajar di lingkungan internasional dan multi rasial

Prosedur dan Batas Akhir Pendaftaran:

Sebelum melakukan pendaftaran para pelamar sebaiknya membaca dulu Petunjuk Pendaftaran serta Laman Tanya Jawab terlebih dahulu. Pendaftaran secara online melalui Laman Pendaftaran. Pertanyaan terkait beasiswa ini dapat ditujukan ke email: specialprogrammes@upeace.org.

Keterangan lengkap mengenai program ini bisa dibaca di situs resmi University for Peace.




Wednesday, June 20, 2018

Beasiswa S1 & S2 di Australia: Monash International Leadership Scholarship, Deadline 15 October 2018



Posted: 20 Jun 2018 10:02 AM PDT

Bagi mereka yang berniat melanjutkan studi S1 atau S2 di Australia, Monash International Leadership Scholarship ini sangat layak untuk dipertimbangkan. Beasiswa kuliah di salah satu universitas prestisius di Australia, Monash University, ini sekalipun hanya menanggung 100% uang kuliah (tuition fee) tanpa tunjangan lain-lain, namun masih sangat menarik karena terbuka untuk hampir semua program studi (kecuali kedokteran dan MBA).

Persyaratan Umum:

  • Sudah diterima di Monash University
  • Memiliki prestasi akademis yang bagus
  • Bersedia menjadi duta untuk keperluan promosi dan publikasi

Prosedur dan Batas Akhir Pendaftaran:

Sebelum mendaftar beasiswa ini, pelamar harus sudah diterima di Monash University untuk tahun 2019. Formulir Pendaftaran harus diisi dengan lengkap dan benar kemudian dikirim via pos ke:

Central Admissions
Monash Connect, Clayton Campus
21 Chancellor's Walk, Campus Centre
Monash University
VIC 3800, Australia

atau melalui email ke: mu.documents@monash.edu dan sudah harus diterima paling lambat tanggal 15 Oktober 2018. Apabila ada pertanyaan terkait proses pendaftaran beasiswa bisa ditujukan ke email: scenquiries@monash.edu.

Informasi lebih lengkap mengenai beasiswa ini dapat dibaca di situs resmi Monash University.




Monday, June 4, 2018

Beasiswa S2 di Jerman Full untuk Indonesia, Deadline 1 Juni – 31 Juli 2018


Posted: 03 Jun 2018 07:57 PM PDT

Bila Anda salah satu yang mengincar beasiswa S2 di Jerman yang ditanggung full, program beasiswa ini mungkin cocok untuk Anda. Namanya Master's Scholarships for Public Policy and Good Governance atau sering disingkat dengan beasiswa PPGG. Dikenal juga dengan Helmut-Schmidt-Programme. Beasiswa ini salah satu program rutin yang ditawarkan Dinas Pertukaran Akademis Jerman (DAAD) dan Indonesia menjadi bagian dari sasaran pemberian beasiswa.

Beasiswa PPGG 2019 memberikan kesempatan untuk mengambil gelar S2 di bidang kebijakan publik dan tata kelola pemerintahan yang baik. Beasiswa ini bisa dilamar bagi mereka yang belum memiliki pengalaman kerja profesional ataupun yang sudah bekerja dan berada di jenjang karir profesional menengah. Pelamar yang bisa mendaftar adalah para lulusan S1/sederajat di bidang ilmu sosial, ilmu politik, hukum, ekonomi, dan administrasi publik.

Kandidat yang dicari adalah para lulusan sarjana dengan hasil prestasi memuaskan serta bersedia berkontribusi secara aktif pada pembangunan sosial dan ekonomi di negara asalnya. Perkuliahan akan dimulai pada September atau Oktober 2019.

Apa saja yang disediakan Beasiswa PPGG DAAD 2019 ini? Penerima beasiswa akan memperoleh tunjangan bulanan sebesar 850 Euro (± Rp 14,3 juta), asuransi kesehatan di Jerman, Kemudian juga diberikan tunjangan perjalanan, subsidi riset, termasuk tunjangan keluarga jika memenuhi syarat. Yang menarik juga, penerima beasiswa S2 Jerman ini akan dibebaskan dari biaya pendidikan dari delapan pilihan universitas yang ditetapkan Helmut-Schmidt-Programme.

Sebelum menjalani program master, penerima beasiswa terlebih dahulu akan menjalani kursus bahasa Jerman selama enam bulan yang dimulai April – September 2019. Kursus bahasa Jerman tersebut berlangsung di salah satu institusi di Jerman (bukan di universitas) dan berlaku bagi semua penerima beasiswa, baik mereka yang mengambil kuliah dengan bahasa pengantar Inggris atau Jerman. Selain itu, kandidat juga ditawarkan bimbingan khusus di institusi yang dipilih dan dibiayai oleh DAAD.

Persyaratan:
1. Capaian hasil studi sejauh ini
2. Memiliki pengetahuan bahasa Inggris (dan Jerman)
3. Keterlibatan di bidang sosial dan politik
4. Penjelasan yang meyakinkan terkait subjek serta motivasi pribadi untuk studi di Jerman dan manfaat yang diharapkan setelah kembali di negara asal
5. Gelar terakhir yang diperoleh selambatnya enam tahun sebelum permohonan beasiswa
6. Tidak berlaku bagi pelamar yang telah tinggal di Jerman lebih dari 15 bulan  pada saat pendaftaran

Ctt: Semua perkuliahan master memiliki persyaratan tambahan lebih lanjut yang harus dipenuhi pelamar

Simak juga » Beasiswa S2 Luar Negeri untuk Indonesia

Dokumen aplikasi:
1. Formulir aplikasi DAAD (unduh)
2. Motivation letter yang ditandatangani berisi deskripsi singkat tentang akademik atau profesi pelamar dan alasan pribadi memilih program beasiswa ini serta universitasnya. Maksimum dua halaman
3. Curriculum Vitae (CV) lengkap ditandatangani
4. Salinan ijazah terakhir (penjelasan tentang sistem penilaian harus disertakan)
5. Salinan transkrip nilai terakhir
6. Salinan ijazah SLTA
7. Sertifikat kemampuan bahasa (Jerman dan Inggris)
8. Dua surat rekomendasi dari profesor universitas atau pimpinan tempat kerja dilengkapi dengan tandatangan, kop surat resmi, dan cap

Pendaftaran:
Aplikasi beasiswa DAAD dikirimkan langsung ke program master dari universitas yang diminati. Bisa menggunakan bahasa Jerman atau Inggris. Jika dokumen aplikasi tidak ditulis dalam bahasa tersebut silakan lampirkan terjemahan resminya menggunakan jasa penerjemah tersumpah atau dari kampus.

Pelamar diperbolehkan mengirimkan aplikasi beasiswa hingga dua universitas sekaligus (tertera di bawah) dengan program studi berbeda. Ada delapan universitas Jerman yang berpartisipasi. Di formulir aplikasi nanti sebutkan prioritas studi pertama dan kedua. Kemudian kirimkan formulir aplikasi beserta dokumen lainnya tersebut ke masing-masing universitas yang dilamar.

Deadline ditetapkan masing-masing program master yang dilamar, antara 1 Juni – 31 Juli 2018. Bisa dilihat di website tertera.

Setelah proses seleksi dilakukan, hasilnya akan diberitahu ke semua pelamar paling lambat akhir Desember 2018. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di www.daad.de.

Program master serta alamat website aplikasi:
1. Hertie School of Governance, Berlin: Master of Public Policy (MPP)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
http://www.hertie-school.org/mpp/
Pendaftaran online:
https://www.hertie-school.org/graduate-programmes/admissions/
Email: grad-admissions@hertie-school.org
Kontak: Mr. Sigo Riemer

2. Universität Duisburg-Essen: Master of Development and Governance
Pengantar: Bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
http://www.ma-dev-gov.de
Email: ma-devgov@uni-due.de
Kontak: Mr. Georg Lammich

3. Willy Brandt School of Public Policy at the University of Erfurt: Master of Public Policy (MPP)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
www.brandtschool.de/master-program/helmut-schmidt-
programme
Email: admissions-mpp@uni-erfurt.de
Kontak: Mr. Florian Heintze

4. Leuphana Universität Lüneburg: Public Economics, Law and Politics (PELP)
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
http://www.leuphana.de/ppgg-en
Email: ppgg@leuphana.de
Kontact: Ms. Sarah Bich

5. Hochschule Osnabrück: Management in Non-Profit-Organisationen
Pengantar: Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
http://www.hs-osnabrueck.de/management-in-nonprofit-organisationen
Email: ppgg@hs-osnabrueck.de
Kontak: Mr. Heiko Reinert

6. Universität Osnabrück: Master of Democratic Governance and Civil Society
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
http://www.sozialwissenschaften.uni-osnabrueck.de/ppgg.html
Email: hsp@uni-osnabrueck.de
Kontak: Prof. Ulrich Schneckener

7. Universität Passau: Master of Governance and Public Policy
Pengantar: Bahasa Inggris dan Jerman, durasi program: 4 semester
Pendaftaran online:
www.uni-passau.de/ppgg
Email: information.ppgg@uni-passau.de
Kontak: Mr. Thomas Eibl

8. Universität Potsdam: Master of Public Management (MPM)
Pengantar: bahasa Inggris, durasi program: 2 semester
Pendaftaran online:
http://www.ppgg.mpm-potsdam.de/
Email: info@ppgg.mpm-potsdam.de
Kontak: Ms. Sophia Bellmann




Sunday, June 3, 2018

Beasiswa MBA di UWE Bristol, Inggris , Deadline 31 Oktober 2018



Posted: 03 Jun 2018 08:31 AM PDT

Bristol MBA Scholarship. Inilah salah satu beasiswa S2 yang disediakan University of the West of England (UWE) Inggris. Kampus yang berada di dekat Kota Bristol tersebut menyediakan kursi beasiswa untuk gelar Master of Business Administration  (MBA). Semua negara di luar UK bisa mendaftar. Satu di antaranya adalah Indonesia. Nah, karena ada kesempatan tidak ada salahnya ikut mencoba beasiswa MBA di Inggris ini.

Beasiswa MBA di UWE Bristol menanggung 50 persen biaya kuliah dari total biaya kuliah sebesar £15,750. Separo dari biaya tersebut ditanggung pelamar jika mereka diterima. Melalui program beasiswa ini, kandidat terpilih bisa mengambil program MBA secara penuh waktu di UWE Bristol.

Persyaratan: 
1. Meraih gelar sarjana dengan predikat British 1st atau 2:1 (setara IPK Cumlaude)
2. Memperoleh unconditional offer atau conditional offer
3. Merupakan mahasiswa baru di UWE Bristol yang belum pernah studi di UK sebelumnya
4. Dikategorikan sebagai mahasiswa luar negeri yang membutuhkan biaya
5. Buka mahasiswa bersponsor atau menerima beasiswa/penghargaan lain
6. Melengkapi transkrip resmi saat mendaftar
7. Catatan bagi kandidat yang berhasil: Anda perlu membuktikan bahwa ketika menerima beasiswa Anda mampu memenuhi persyaratan visa UK dan imigrasi (UKVI) serta dapat menutupi biaya hidup dan sisa biaya kuliah. 

Simak juga » Pendaftaran Beasiswa LPDP Program S2 dan S3

Pendaftaran: 
Pendaftaran beasiswa MBA di UWE Bristol dilakukan secara online di laman MBA UWE Bristol dengan memilih "Apply Now".

Agar dapat dipertimbangkan untuk menerima beasiswa, pelamar perlu menulis dan mengunggah personal statement yang menjelaskan tiga perihal ini:

1. Mengapa Anda mempertimbangkan MBA, dan bukan program lainnya, akankan membantu pengembangkan profesional Anda di masa mendatang?
2. Bagaimana Bristol MBA bisa berkontribusi untuk sektor bisnis/industri keahlian Anda atau wirausaha yang Anda terlibat atau akan terlibat
3. Dengan cara apa Anda membayangkan diri Anda berkontribusi pada komunitas MBA Bristol selama dan setelah lulus?

Buat nama file dokumen statement dengan "Personal Statement for MBA (Full-time) Scholarship". Pendaftaran beasiswa ini sudah termasuk pendaftaran MBA di UWE Bristol. Anda mungkin perlu melengkapi dokumen lain yang dibutuhkan untuk pendaftaran kuliah di kampus tersebut.

Pendaftaran beasiswa MBA di UWE Bristol tahun akademik 2018 – 2019 dibuka hingga 31 Oktober 2018 untuk perkuliahan yang dimulai Januari 2019.